Repository UNISA Yogyakarta

Repository UNISA Yogyakarta

Akses skripsi, jurnal, dan karya ilmiah

LITERATURE REVIEW: PERBANDINGAN KUALITAS SEDIAAN JARINGAN MENGGUNAKAN LARUTAN FIKSATIF NBF 10% DAN MADU DENGAN PEWARNAAN HEMATOKSILIN–EOSIN

Ririn Khairin Niswatin, 1711304086 and Yeni Rahmawati, S.Si., M.Sc and Yuyun Nailufar, S.Si., M.Biomed (2021) LITERATURE REVIEW: PERBANDINGAN KUALITAS SEDIAAN JARINGAN MENGGUNAKAN LARUTAN FIKSATIF NBF 10% DAN MADU DENGAN PEWARNAAN HEMATOKSILIN–EOSIN. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
1711304086_Ririn Khairin Niswatin_Naskah Publikasi - Ririn Niswa.pdf

Download (950kB)

Abstract

Latar Belakang: Fiksasi adalah langkah dasar yang sangat penting untuk mencegah autolisis dan degradasi jaringan serta komponen jaringan. Larutan fiksasi yang biasa digunakan yaitu Neutral Buffer Formalin 10%. Formaldehid bersifat karsinogen potensial yang dapat menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru, sesak napas yang parah, bronkitis dan detak jantung yang cepat dalam jangka panjang. Guna mengurangi paparan Neutral Buffer Formalin 10% bagi kesehatan ATLM atau tenaga medis maka peneliti mempertimbangkan bahan alami madu sebagai alternatif dan pengganti Neutral Buffer Formalin 10% dengan melihat pengaruh suhu dan volume fiksasi yang digunakan pada pemeriksaan histologi sesuai dengan jurrnal yang ditelaah. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sediaan jaringan yang difiksasi menggunakan NBF 10% dan madu. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu literature review dengan strategi pengumpulan data menggunakan metode PICO. Pencarian jurnal dengan kata kunci menggunakan berbagai database seperti Google Scholar, DOAJ dam Pubmed. Hasil Penelitian: Berdasarkan literature review, suhu optimum fiksasi yang digunakan yaitu suhu ruang (20-25°C) dan volume fiksasi ideal minimum pada perbandingan 1 : 10. Laboratorium histopatologi sebaiknya mengganti NBF dengan madu lebah meskipun harga madu lebah lebih mahal daripada harga NBF. Kualitas pewarnaan jaringan dilihat dari berbagai kriteria menunjukkan madu yang diolah dan madu yang belum diolah memberikan hasil keseluruhan terbaik. Simpulan: Madu salah satu alternatif yang baik untuk digunakan dalam proses fiksasi dan efektif sebagai pengganti Neutral Buffer Formalin 10%. Saran: Dilakukannya fiksasi pada suhu 4°C dan 37°C serta menggunakan volume fiksasi dengan rasio ideal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fiksasi, Neutral Buffer Formalin, Kualitas pewarnaan
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Health Analyst
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 23 Nov 2021 03:29
Last Modified: 23 Nov 2021 03:29
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/5981

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Latest Journal Articles

Artikel terbaru dari E-Journal UNISA Yogyakarta

Latest News Library

Update terbaru dari Perpustakaan UNISA Yogyakarta

Database & External Resources

Akses cepat ke database nasional dan internasional

0

Total Publikasi

0

Total Author