Repository UNISA Yogyakarta

Repository UNISA Yogyakarta

Akses skripsi, jurnal, dan karya ilmiah

PERBEDAAN PENGARUH BOBATH CONCEPT DAN MOTOR RELEARNING PROGRAMME (MRP) TERHADAP KESEIMBANGAN PASIEN PASCA STROKE

Dewi Anggraeni, NIM. 1610301290 and Veni Fatmawati, SST.Ft., M.Fis (2018) PERBEDAAN PENGARUH BOBATH CONCEPT DAN MOTOR RELEARNING PROGRAMME (MRP) TERHADAP KESEIMBANGAN PASIEN PASCA STROKE. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
NASKAH DEWI ANGGRAENI 1610301290.pdf

Download (796kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit menular yang menjadi pembunuh nomor satu masyarakat indonesia diikuti dengan serangan jantung dan kanker. Prevalensi stroke di indonesia menurut diagnosis nakes tertinggi di sulawesi utara (10,8‰), diikuti DI Yogyakarta (10,3‰), Bangka Belitung dan DKI Jakarta masing masing 9,7 per mil. Pada pasien stroke juga biasanya mengalami gangguan keseimbangan.Untuk menentukan nilai keseimbangan seseorang dapat menggunakan alat ukur Berg Balance Scale. Intervensi fisioterapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan yaitu latihan Bobath Concept dan Motor Relearning Programme (MRP). Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengaruh Bobath Concept dan Motor Relearning Programme (MRP) terhadap keseimbangan pasien pasca stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode true eksperimen dengan desain penelitian pretest-postest two group design. Responden berusia 50-71 tahun dan berjumlah 16 orang kemudian dibagi secara acak menajadi dua kelompok. Kelompok I diberikan perlakuan Bobath Concept dan kelompok II diberikan perlakuan Motor Relearning Programme (MRP). Intervensi pada kelompok I dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 2 kali seminggu sedangkan kelompok II dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 2 kali seminggu. Alat ukur pada penelitian ini adalah Berg Balance Scale.Hasil: hasil uji hipotesis I menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p : 0,000 (p<0,05) sedangkan hasil uji hipotesis II menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p: 0,000 (p<0,05) dan hipotesis III menggunakan independent sample t-test diperoleh nilai p: 0,422 (p>0,05).Kesimpulan:Tidak ada perbedaan pengaruh Bobath Concept dan Motor Relearning Programme (MRP) terhadap keseimbangan pasien pasca stroke.Saran: kepada peneliti selanjutnya, untuk menambah jumlah responden dan memperpanjang waktu penelitian, sehingga dapat diketahui perbedaan pengaruh antara Bobath Concept dan Motor Relearning Programme (MRP)terhadap keseimbangan pada pasien stroke.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: penguji 1: Veni Fatmawati, SST.Ft., M.Fis penguji 2: Lailatuz Zaidah, SST. Ft.,M.Or
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Khairun Nisak
Date Deposited: 04 May 2018 03:40
Last Modified: 04 May 2018 03:40
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/3857

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Latest Journal Articles

Artikel terbaru dari E-Journal UNISA Yogyakarta

Latest News Library

Update terbaru dari Perpustakaan UNISA Yogyakarta

Database & External Resources

Akses cepat ke database nasional dan internasional

0

Total Publikasi

0

Total Author