Repository UNISA Yogyakarta

Repository UNISA Yogyakarta

Akses skripsi, tugas akhir, buku, dan karya ilmiah lainnya

Pengaruh penambahan home program neurodevelopment treatment (NDT) terhadap peningkatan kemampuan duduk anak cerebral palsy diplegi usia 2– 10 tahun

Kholifatul Hasanah, 1910301147 and Ummy Aisyah Nurhayati, S.ST.FT., M.Fis., AIFO-FIT and Lailatuz Zaidah, SST. Ft.,M.Or (2023) Pengaruh penambahan home program neurodevelopment treatment (NDT) terhadap peningkatan kemampuan duduk anak cerebral palsy diplegi usia 2– 10 tahun. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
NASKAH PUBLIKASI_KHOLIFATUL HASANAH_1910301147 - olif.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang: Cerebral palsy (CP) merupakan suatu kondisi kerusakan jaringan otak pada pusat motorik atau jaringan penghubungnya, yang terjadi pada selama prenatal, persalinan atau proses pembentukan syaraf pusat, ditandai dengan adanya paralisis, paresis, gangguan kordinasi atau kelainan fungsi motorik. Anak CP spastik diplegi memiliki karakteristik duduk dengan posisi W sitting saat duduk di lantai dan punggung membungkuk hal tersebut akan mempengaruhi keseimbangan dan postur tubuh. Latihan yang dapat dilakukan yaitu neurodevelopment treatment (NDT) dengan penambahan home program. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada pengaruh penambahan home program neurodevelopment treatment (NDT) terhadap peningkatan kemampuan duduk anak cerebral palsy diplegi usia 2-10 tahun. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan quasy experimental dengan rancangan two group pre and post test design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel berjumlah 16 anak dengan kondisi cerebral palsy diplegi yang akan diukur pre test dan post test dengan GMFM-88. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok dengan masing-masing berjumlah 8. Penelitian ini berlangsung selama 6 minggu, dengan dosis latihan 2x seminggu selama 6 minggu. Hasil: Uji hipotesis I dan II menggunakan paired sample t-test, pada kelompok kontrol neurodevelopment treatment dengan nilai p=0,082 (p<0,05) dan pada kelompok penambahan home program neurodevelopment treatment (NDT) didapatkan nilai p=0,098 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada pengaruh penambahan home program neurodevelopment treatment terhadap peningkatan kemampuan duduk anak cerebral palsy diplegi usia 2-10 tahun. Saran: Penelitian selanjutnya agar menambah waktu penelitian dan mengontrol aktivitas kegiatan sampel dan spesifik sampel penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Dita Rachmawati
Date Deposited: 30 Oct 2023 06:41
Last Modified: 30 Oct 2023 06:43
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/6923

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Latest Journal Articles

Artikel terbaru dari E-Journal UNISA Yogyakarta

Latest News Library

Update terbaru dari Perpustakaan UNISA Yogyakarta

Database & External Resources

Akses cepat ke database nasional dan internasional

0

Total Publikasi

0

Total Author