Repository UNISA Yogyakarta

Akses skripsi, jurnal, dan karya ilmiah

HUBUNGAN REPETITIVE MOTION TERHADAP LOWER CROSSED SYNDROME (LCS) PADA PEKERJA:NARRATIVE REVIEW

Wilda Dulirabila, 1610301097 and Indriani, SKM., M.Sc and Meiza Anniza, S.Ft, M.Erg (2020) HUBUNGAN REPETITIVE MOTION TERHADAP LOWER CROSSED SYNDROME (LCS) PADA PEKERJA:NARRATIVE REVIEW. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
WILDA DULIRABILA_1610301097_FISIOTERAPI S1 (NASPUB) - wilda dulirabila.pdf

Download (976kB)

Abstract

Latar belakang: Salah satu bentuk gangguan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada pekerja adalah keluhanlower crossed syndrome (LCS). Faktor yang dapat menyebabkan timbulnya keluhan lower crossed syndrome (LCS) yaitu repetitive motion. Tujuan: untuk mengetahui hubungan repetitive motion terhadap lower crossed syndrome (LCS) pada penjahit berdasarkan beberapa jurnal narrative review. Metode: Metode yang digunakan adalah narrative review yang terdiri dari empat tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan narrative review dengan framework PEOS (Population. Exposure, Outcomes, Study Design), mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (PubMed, ScienceDirect) dan grey literature 2 , Meiza Anniza 3 (Google Scholar) dengan kata kuncilower crossed syndrome (LCS) dan repetitive motion, lalu dimasukkan kedalam prisma flowchart. Hasil: Hasil pencarian artikel disemua database memunculkan 31.390 artikel, namun setelah dilakukan penyaringan mendalam berdasarkan relevansi dan kriteria eligibity, didapatkan 10 artikel yang sesuai. Setelah dilakukan review, muncul satu tema yakni ada hubungan repetitive motion terhadap lower crossed syndrome (LCS) pada penjahait. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari analisis data mengenai hubungan dalam 10 jurnal penelitian yang telah dilakukan sebelumnya mengenai “hubungan repetitive motion terhadap lower crossed syndrome (LCS) pada pekerja” dapat disimpulkan bahwa ada hubungan repetitive motion terhadap lower crossed syndrome (LCS) pada pekerja. Dengan hasil sebanyak 9 literatur yang menunjukkan hasil signifikan dan 1 literatur yang menunjukkan hasil tidak signifikan mengenai hubungan repetitive motion terhadap lower crossed syndrome(LCS) pada pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lower crossed syndrome (LCS), Repetitive motion
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 21 Oct 2021 02:20
Last Modified: 21 Oct 2021 02:20
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/5162

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Latest Journal Articles

Artikel terbaru dari E-Journal UNISA Yogyakarta

Latest News Library

Update terbaru dari Perpustakaan UNISA Yogyakarta

0

Total Publikasi

0

Total Author