Repository UNISA Yogyakarta

Repository UNISA Yogyakarta

Akses skripsi, jurnal, dan karya ilmiah

PERBEDAAN PENGARUH ROPE SKIPPING DAN FARTLEK TRAINING DALAM PENINGKATAN VO2 MAX PADA REMAJA USIA 14-16 TAHUN

Mulianisih, Hani and Khotimah, Siti (2017) PERBEDAAN PENGARUH ROPE SKIPPING DAN FARTLEK TRAINING DALAM PENINGKATAN VO2 MAX PADA REMAJA USIA 14-16 TAHUN. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Naskah Publikasi Hani Mulianisih- Fisioterapi Aanvullen- 201510301214.pdf

Download (951kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : 93,4 % remaja kelas X yang berusia 14-16 tahun di MAN 1 Yogyakarta mengalami penurunan VO2 Max. VO2 Max yang buruk pada remaja dapat mengganggu proses belajar. VO2 Max dapat meningkat dengan latihan fisik yang rutin dan terukur. Tujuan : Mengetahui perbedaan pengaruh rope skipping dan fartlek training dalam peningkatan VO2 Max pada remaja usia 14-16 tahun. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian quacy experimental Populasi adalah remaja usia 14-16 tahun yang mengalami penurunan VO2 Max. Sampel didapat melalui metode purposive sampling, sampel terdiri dari 4 orang setiap kelompok perlakuan. Kelompok pertama diberi perlakuan rope skipping selama 3 kali seminggu sebanyak 24 pertemuan. Kelompok kedua diberi perlakuan fartlek training selama 3 kali seminggu sebanyak 22 pertemuan. Instrumen pengukuran VO2 Max menggunakan six minutes walking test. Uji normalitas dengan Saphiro Wilk test dan uji homogenitas data dengan Lavene’s test. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui peningkatan VO2 Max pada kelompok I dan II serta uji independent sample t-test untuk menguji perbedaan pengaruh kelompok I dan II. Hasil : Uji hipotesis I dengan paired sample t-test nilai p=0,081 (p>0,05). Uji hipotesis II dengan paired sample t-test nilai p=0,208(p>0,05). Uji hipotesis III dengan independent sample t-test nilai p=0,480 (p>0,05). Tidak ada perbedaan pengaruh rope skipping dan fartlek training dalam peningkatan VO2 Max pada remaja usia 14-16 tahun. Simpulan : Tidak ada perbedaan pengaruh rope skipping dan fartlek training dalam peningkatan VO2 Max pada remaja usia 14-16 tahun. Saran : peneliti dapat mengatur aktivitas sampel selama penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Penguji 1 : Siti Khotimah penguji 2 : Dika Rizki Imania
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Khairun Nisak
Date Deposited: 06 Jun 2017 02:35
Last Modified: 20 Nov 2017 04:10
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/2432

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Latest Journal Articles

Artikel terbaru dari E-Journal UNISA Yogyakarta

Latest News Library

Update terbaru dari Perpustakaan UNISA Yogyakarta

Database & External Resources

Akses cepat ke database nasional dan internasional

0

Total Publikasi

0

Total Author