Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Links: UNISAYA Home Page | Library Home Page | Site Map

Gambaran subjective well being pada fangirl exo di usia dewasa awal


Haura Brilliantary Tuzzahra, 1910801042 and Andhita Dyorita, S.Psi., M.Psi., Psikolog and Komarudin, S.Psi., M.Psi., Psikolog (2023) Gambaran subjective well being pada fangirl exo di usia dewasa awal. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
Publikasi Jurnal_1910801042_Haura Brilliantary - Haura Brilliantary.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://digilib.unisayogya.ac.id/

Abstract

Fangirl K-Pop berasal dari berbagai usia. Mulai dari anak kecil, remaja, hingga dewasa. Studi terhadap populasi di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa tingkat rata-rata kepuasan hidup pada masa dewasa awal menurun seiring bertambahnya usia. Ketika seseorang menjadi K-popers, banyak hal yang dapat membuat mereka merasa bahagia maupun takut. Kebahagiaan dan ketakutan ini bisa dikaitkan dengan kesejahteraan yang dimiliki oleh K-popers tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan pedoman wawancara, observasi non partisipan dengan pedoman observasi, serta skala kepuasan hidup (satisfaction with life scale) milik Diener. Analisis data kualitatif yang digunakan adalah model dari Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari skala, Subjek P menunjukkan bahwa ia memiliki sedikit kepuasan dalam hidupnya, karena subjek merasa belum mampu meraih dan masih merasa jauh dari semua impian-impiannya. Subjek juga merasa ingin mengubah sesuatu dalam hidup yang dijalaninya seperti ingin lebih nyaman dengan dirinya sendiri. Subjek K menunjukkan bahwa ia memiliki kepuasan hidup yang cukup tinggi karena ia merasa nyaman dengan hidupnya. Berdasarkan hasil wawancara, Subjek P memiliki kepuasan hidup yang rendah karena subjek mengatakan bahwa ia sering merasa overthinking, insecure, namun dengan adanya EXO emosi negatif subjek dapat teralihkan menjadi emosi positif. Sedangkan subjek K memiliki tingkat kepuasan hidup yang tinggi, karena subjek merupakan orang yang nyaman dengan dirinya, optimis, serta menjadikan EXO sebagai motivator dan selalu membawa keceriaan bagi hidupnya. Kata Kunci : Subjective Well Being, EXO, dewasa awal 1

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty Economics, Social Sciences, and Humanities > School of Psychology
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 03 Nov 2023 04:02
Last Modified: 03 Nov 2023 04:02
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/7055

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Link Directory of Open Access Journals (DOAJ) | Link Perpus-Nas. RI | Link Jogja Library | Link Portal Garuda

Link EBSCO Search | Link ProQuest Search | Link e-Journal UNISA Search | Link SIMPTT Perpus UNISA