Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Links: UNISAYA Home Page | Library Home Page | Site Map

KAJIAN LITERATUR GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ORGAN SISTEM EKSKRESI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI ASPIRIN


Indi Fathuridha AP, 1611304073 and Yeni Rahmawati, S.Si., M.Sc and Yuyun Nailufar, S.Si., M.Biomed (2020) KAJIAN LITERATUR GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ORGAN SISTEM EKSKRESI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI ASPIRIN. Skripsi thesis, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
Indi Fathuridha AP_1611304073-D4 TLM_Naspub - Indi Fathuridha Ap.pdf

Download (443kB)
Official URL: http://digilib.unisayogya.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Aspirin atau asam asetilsalisilat adalah golongan Obat Anti Inflamasi Non-Steroid (AINS) yang memiliki efek analgestik untuk menghilangkan atau meringankan rasa nyeri, antipiretik untuk mengurangi demam, dan antiinflamasi untuk mengurangi peradangan. Dibandingkan dengan obat anti inflamasi non-steroid yang lain, penggunaan asam asetilsalisilat jauh lebih banyak dan digolongkan dalam obat bebas. Begitu luas dan bebasnya pengunaan asam asetilsalisilat (ASA) ini banyak digunakan tidak sesuai indikasi maupun dosis dan lama pemberian. Pemberian aspirin yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, salah satunya organ sistem ekskresi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian aspirin dan dosis aspirin yang dapat memengaruhi kerusakan jaringan histopatologis organ sistem ekskresi tikus. Metode Penelitian: Metode yang digunakan yaitu metode literature review yaitu dengan mengumpulkan sumber jurnal dengan menggunakan metode PICO pada aplikasi Google, dan melalui beberapa database seperti ScienceDirect dan PubMed. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa aspirin menyebabkan kerusakan berupa degenerasi ringan hingga nekrosis atau kematian sel pada organ sistem ekskresi tikus. Dosis aspirin yang mampu menyebabkan kerusakan pada organ sistem ekskresi tikus yaitu mulai dari 50, 75, 100, 105, 140, 200 dan 600 mg/kg. Simpulan: Aspirin atau asam asetilsalisilat memberikan efek atau pengaruh terhadap jaringan histopatologis organ sistem ekskresi tikus. Semakin tinggi dosis yang diberikan, maka semakin besar peluang kerusakan yang akan terjadi. Saran: Selanjutnya dilakukan penelitian eksperimental mengenai bahan-bahan yang bersifat protektif terhadap kerusakan organ sistem ekskresi yang diinduksi aspirin dengan variasi dosis dan lamanya pemberian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Aspirin, Hepar, Ginjal, Paru-paru, Histopatologi, tikus
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QL Zoology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Health Analyst
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 26 Oct 2021 02:56
Last Modified: 26 Oct 2021 02:56
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/5448

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Link Directory of Open Access Journals (DOAJ) | Link Perpus-Nas. RI | Link Jogja Library | Link Portal Garuda

Link EBSCO Search | Link ProQuest Search | Link e-Journal UNISA Search | Link SIMPTT Perpus UNISA