Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Links: UNISAYA Home Page | Library Home Page | Site Map

Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum


Anggi Yuliant Avrigia, 1610104057 and Elika Puspitasari, S.ST., M.Keb and Umu Hani Edi Nawangsih, Dra., M.Kes (2020) Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
Anggi Yuliant Avrigia_1610104057_Sarjana Terapan Kebidanan_Naspub - Anggi Yuliant Avrigia.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://digilib.unisayogya.ac.id/

Abstract

Indonesia merupakan Negara dengan AKB akibat Asfiksia tertinggi kelima untuk Negara ASEAN yaitu 35 per 1.000 kelahiran hidup. Kematian neonatal menyumbang lebih dari setengahnya kematian bayi (59,4%), jika dibandingkan dengan AKABa, kematian neonatal menyumbangkan 47,5%. Penyebab terbanyak kematian neonatal tersebut adalah Asfiksia bayi baru lahir, prematuritas, bayi berat lahir rendah, dan infeksi. Penyebab umum kematian bayi dan neonatal di DIY adalah berat lahir rendah (BBLR) dan sepsis. Selain itu, penyebab kematian bayi yang sering dijumpai di DIY antara lain Asfiksia pada saat lahir karena lama di jalan kelahiran, letak lintang, serta panggul sempit. Faktor-faktor penyebab terjadinya Berat Badan Lahir Rendah dan Asfiksia Neonatourm yaitu Faktor ibu, Faktor bayi, Faktor tali pusat, dan Faktor persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan Berat badan lahir rendah (BBLR) dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum. Jenis penelitian ini adalah literature review (penelitian kepustakaan atau kajian literatur), yaitu penelitian yang mengkaji atau meninjau secara kritis pengetahuan, gagasan, atau temuan yang terdapat di dalam tubuh literatur berorientasi akademik (academic-oriented literature), serta merumuskan kontribusi teoritis dan metodologisnya untuk topik tertentu. Hasil dalam Literature Review Berat badan lahir rendah (BBLR) dan Asfiksia Neonatorum dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor ibu, faktor bayi, faktor tali pusat, dan faktor persalinan. Terdapat hubungan antara Berat badan lahir rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum. Hasil literature review ini menunjukkan bahwa adanya hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum. Bagi Tenaga Kesehatan lebih Meningkatkan pelayanan dalam memberikan asuhan kebidanan selama masa kehamilan, bersalin, nifas dan pada BBL yang sesuai dengan standar pelayanan kebidanan, kewenangan dan kompetensi bidan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Asfiksia Neonatorum, BBLR
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Midwifery
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 21 Oct 2021 03:22
Last Modified: 21 Oct 2021 03:22
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/5176

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Link Directory of Open Access Journals (DOAJ) | Link Perpus-Nas. RI | Link Jogja Library | Link Portal Garuda

Link EBSCO Search | Link ProQuest Search | Link e-Journal UNISA Search | Link SIMPTT Perpus UNISA