Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Links: UNISAYA Home Page | Library Home Page | Site Map

PERBEDAAN INTRINSIC FOOT MUSCLE STRENGTHENING DAN TIBIALIS POSTERIOR STRENGTHENING TERHADAP ARKUS LONGITUDINAL MEDIAL PADA PENDERITA FLAT FOOT: METODE NARRATIVE REVIEW


Risa Tifa Sifa Putri, 1610301208 and Dita Kristiana, S.ST, MH and Dika Rizki Imania, SST.FT., M.Fis (2020) PERBEDAAN INTRINSIC FOOT MUSCLE STRENGTHENING DAN TIBIALIS POSTERIOR STRENGTHENING TERHADAP ARKUS LONGITUDINAL MEDIAL PADA PENDERITA FLAT FOOT: METODE NARRATIVE REVIEW. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img] Text
Risa Tifa Sifa Putri_1610301208_Fisioterapi_Naspub - Risa Tifa.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://digilib.unisayogya.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Anggota gerak yang berperan penting untuk menopang tubuh adalah kaki, permasalahan pada kaki akan mempengarhui kualitas gerak seseorang, salah satu permasalahan yang sering dijumpai adalah flat foot. Flat foot akan menyebabkan ketidakstabilan, perubahan aktivitas otot dan permasalahan ekstremitas di masa mendatang. Tujuan: Mengetahui perbedaan intrinsic foot muscle strengthening dan tibialis posterior strengtheing terhadap peningkatan arkus longitudinal medial pada penderita flat foot. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode narrative review, dengan mengumpulkan artikel penelitian sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Penelitian: Hasil review didapatkan faktor yang mempengaruhi flat foot diantaranya usia yang lebih muda, perempuan lebih beresiko daripada laki-laki, dan overweight atau obesitas. Terdapat 6 jurnal tentang intrinsic foot muscle strengthening dan 3 jurnal tentang tibialis posterior strengthening yang memiliki pengaruh signifikan untuk meningkatkan arkus longitudinal medial pada penderita flat foot. Hal ini menunjukkan bahwa intrinsic foot muscle strengthening lebih baik dalam meningkatkan arkus. Kesimpulan: Pemberian intervensi intrinsic foot muscle dan tibialis posterior strengthening sama-sama dapat meningkatkan arkus longitudinal medial pada penderita flat foot. Terdapat perbedaan pengaruh yaitu intrinsic foot muscle strengthening lebih baik daripada tibialis posterior strengthening dalam meningkatkan arkus longitudinal medial pada penderita flat foot. Saran: Peneliti selanjutnya perlu memperhatikan dosis latihan yang efektif agar dapat meningkatkan arkus longitudinal medial secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Flat foot, Intrinsic foot muscle strengthening, Tibialis posterior strengthening
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 21 Oct 2021 01:27
Last Modified: 21 Oct 2021 01:27
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/5142

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Link Directory of Open Access Journals (DOAJ) | Link Perpus-Nas. RI | Link Jogja Library | Link Portal Garuda

Link EBSCO Search | Link ProQuest Search | Link e-Journal UNISA Search | Link SIMPTT Perpus UNISA