Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Links: UNISAYA Home Page | Library Home Page | Site Map

PERBEDAAN PENGARUH CIRCUIT TRAINING DENGAN INTERVAL TRAINING TERHDAP PENINGKATAN VO2 MAX PADA ATLET KARATE


Fredi, Fredi (2017) PERBEDAAN PENGARUH CIRCUIT TRAINING DENGAN INTERVAL TRAINING TERHDAP PENINGKATAN VO2 MAX PADA ATLET KARATE. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
naskah publikasi.pdf

Download (713kB) | Preview
Official URL: http://lib.unisayogya.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Olahraga untuk orang normal dapat meningkatkan kesegaran dan ketahanan fisik yang optimal. Pada saat berolahraga terjadi kerjasama berbagai otot tubuh yang ditandai dengan perubahan kekuatan otot, kelenturan otot, kecepatan reaksi, ketangkasan, koordinasi gerakan dan daya tahan (Endurance) sistim kardiorespirasi. Setiap cabang olahraga mempunyai ciri khas tersendiri dan mempunyai asal usulnya. Karate adalah seni beladiri dengan tangan kosong, dan merupakan perkawinan tendangan dengan pukulan yang terencana dalam upaya mengenai titik kelemahan pada tubuh manusia, atau lawannya bermain. Di samping sebagai alat beladiri, karate kini sudah dijadikan sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengaruh Circuit Training dengan Interval Training terhadap peningkatan VO2 Max pad atlet karate. Metode Penelitian : jenis penelitian ini experimental pre test and post two group Design menjadi 2 kelompok yaitu kelompok I mendapatkan Circuit Training dilakukan 3 kali dalam 1 minggu selama 1 bulan, kelompok II mendapatkan Interval Training dilakukan 3 kali dalam 1 minggu selama 2 minggu. Penelitian ini menggunakan alat ukur six minute walking test untuk mengukur VO2 Max. uji normalitas dengan Shapiro Wilk Test dan uji homogenitas data dengan Lavene’s Test. Uji Paired Sampel T-Test untuk mengetahui peningkatan VO2 Max kelompok I dan II serta Independent Sampel T-Test untuk menguji beda pengaruh intervensi kelompok I dan II terhadap peningkatan VO2 Max masing masing kelompok. Hasil : hasil uji paired sampel t-tast pada kelompok I adalah p=0,000 (p< 0,005) dan kelompok II adalah p=0,000 (p<0,005), menunjukan bahwa kedua intervensi berpengaruh. sedangkan hasil Independent Sampel T-Test adalah p=0,014 (p<0,005), menunjukan bahwa perlakuan pada kelompok I dan II memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan VO2 Max. Kesimpulan : ada perbedaan pengaruh Circuit Training dengan Interval Training terhadap peningkatan VO2 Max pada atlet karate. Saran : diharapkan peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah responden serta waktu penelitian agar lebih terlihat perubahan yang terjadi pada hasil penelitian tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Penguji 1: Khotimah, Siti 2. Penguji 2: Imania, Dika Rizki
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 04 Jan 2017 03:27
Last Modified: 04 Jan 2017 03:27
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/2205

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Link Directory of Open Access Journals (DOAJ) | Link Perpus-Nas. RI | Link Jogja Library | Link Portal Garuda

Link EBSCO Search | Link ProQuest Search | Link e-Journal UNISA Search | Link SIMPTT Perpus UNISA