Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Links: UNISAYA Home Page | Library Home Page | Site Map

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PELVIC TELTING DAN ULTRASOUND DENGAN WILLIAM FLEXION EXERCISE DAN ULTRASOUND UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA LOW BACK PAIN


Ningsih, Febti (2017) PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PELVIC TELTING DAN ULTRASOUND DENGAN WILLIAM FLEXION EXERCISE DAN ULTRASOUND UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA LOW BACK PAIN. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
NASKAH PUBLIKASI FIX BENAR.pdf

Download (649kB) | Preview
Official URL: http://lib.unisayogya.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Petani adalah sector terbesar seseorang mengeluh nyeri pinggang bawah atau low back pain, di mana perkerjaan tersebut mengharuskan pekerja untuk selalum membungkuk, berdiri dan membungkuk lagi, apabila ini terjadi secara terus menerus maka akan menimbulkan berbagai problem gangguan terhadap tulang belakang yang akan menyebabkan perubahan pada postur tubuh serta gangguan terhadap kemampuan aktifitasnya. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh latihan pelvic telting dan ultrasound dengan William flexion exercise dan ultrasound. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode Eksperimental dengan pre-test post – test two group design. Sampel penelitian ini petani di Padukuhan Tinom, Sidoarum, Godean yang berusia 38 - 55 tahun berdasarkan rumus pocock didapatkan 8 orang untuk kelompok I dan 8 orang untuk kelompok II. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu. Alat ukur kemampuan fungsional yang digunakan Oswestry Disability Index. Pengolahan data uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk Test. Uji homogenitas menggunakan Lavene Test, uji hipotesis I dan II menggunakan Paired Sample t-Test, dan uji hipotesis III menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil: Uji hipotesis I nilai p=0,000 (p<0,05), latihan pelvic telting dan ultrasound dapat meningkatkan kemampuan fungsional pada low back pain. Hipotesis II nilai p=0,000 (p<0,05), William flexion exercise dan ultrasound dapat meningkatkan kemampuan fungsional pada low back pain. Uji hipotesis III nilai p=0,905 (p>0,05), tidak ada perbedaan pengaruh latihan pelvic telting dan ultrasound dengan William flexion exercise dan ultrasound untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada low back pain. Simpulan: tidak ada perbedaan pengaruh latihan pelvic telting dan ultrasound dengan William flexion exercise dan ultrasound untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada low back pain. Saran: Penelitian selanjutnya untuk lebih mengontrol aktivitas pekerjaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Penguji 1: Fatmawati, Veni 2. Penguji 2: Imania, Dika Rizki
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 04 Jan 2017 03:12
Last Modified: 04 Jan 2017 03:12
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/2204

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Link Directory of Open Access Journals (DOAJ) | Link Perpus-Nas. RI | Link Jogja Library | Link Portal Garuda

Link EBSCO Search | Link ProQuest Search | Link e-Journal UNISA Search | Link SIMPTT Perpus UNISA