Repository UNISA Yogyakarta

Repository UNISA Yogyakarta

Akses skripsi, jurnal, dan karya ilmiah

PERBEDAAN PENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE DAN INFRARED DENGAN LOW BACK EXERCISE DAN INFRARED TERHADAP AKTIVITAS FUNGSIONAL TRUNK PADA WORK RELATED BACK PAIN

Sudianingrum, Anggi Wahyu (2016) PERBEDAAN PENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE DAN INFRARED DENGAN LOW BACK EXERCISE DAN INFRARED TERHADAP AKTIVITAS FUNGSIONAL TRUNK PADA WORK RELATED BACK PAIN. Skripsi thesis, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
NASKAH PUBLIKASI Anggi Wahyu Sudianingrum.pdf

Download (857kB) | Preview

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Dekade ini makin banyak ditemukan penyakit yang berhubungan dengan profesi seseorang, salah satunya petani yang melakukan pekerjaan secara manual dengan tenaga manusia. Mencangkul merupakan teknik bertani yang berisiko karena gerakannya cenderung membungkukkan badan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh William flexion exercise dan Infrared dengan Low back exercise dan Infrared terhadap aktivitas fungsional trunk pada Work related back pain. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini experimental pre test and post test two group design, 16 orang petani pria menjadi sampel dengan simple random sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok A mendapatkan perlakuan William flexion exercise dan Infrared, kelompok B mendapatkan perlakuan Low back exercise dan Infrared, keduanya dilakukan 2 kali seminggu selama 3 minggu. Diakhir penelitian 2 sampel drop out sehingga jumlah sampel terakhir 14 orang. Penelitian ini menggunakan alat ukur Rolland Morris disability questionnaire untuk mengukur aktivitas fungsional trunk. Uji normalitas dengan Shapiro wilk test dan uji homogenitas data dengan Lavene’s test. Uji Paired samples t-test untuk mengetahui peningkatan aktivitas fungsional trunk kelompok A dan B serta Independent samples t-test untuk menguji beda pengaruh intervensi kelompok A dan B. Hasil: Hasil uji Paired samples t-test pada kelompok A adalah p = 0,000 (p < 0,05) dan kelompok B adalah p = 0,002 (p < 0,05), menunjukkan bahwa kedua intervensi berpengaruh terhadap aktivitas fungsional trunk pada Work related back pain masing-masing kelompok. Sedangkan hasil Independent samples t-test adalah p = 0,469 (p > 0,05), menunjukkan bahwa perlakuan yang dilakukan pada kelompok A dan B tidak memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas fungsional trunk pada Work related back pain. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh William flexion exercise dan Infrared dengan Low back exercise dan Infrared terhadap aktivitas fungsional trunk pada Work related back pain. Saran: Penelitian selanjutnya untuk menambah waktu penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Penguji 1: Ariyanto, Andry 2. Penguji 2: IMRON, Moh. Ali
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > Study Program of Physiotherapy
Depositing User: Admin Mr. Admin
Date Deposited: 28 Dec 2016 04:15
Last Modified: 28 Dec 2016 08:31
URI: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/2124

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

Latest Journal Articles

Artikel terbaru dari E-Journal UNISA Yogyakarta

Latest News Library

Update terbaru dari Perpustakaan UNISA Yogyakarta

Database & External Resources

Akses cepat ke database nasional dan internasional

0

Total Publikasi

0

Total Author